Beraksi di Tempat Ibadah & Korbannya 13 Orang Pelaku Pencabulan Ditangkap

Marbot masjid di Kabupaten Cirebon berurusan dengan Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon. Pria berinisial NF (52) diduga mencabuli 13 bocah. Korbannya berusia antara delapan hingga 15 tahun.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, NF bukan warga Cirebon, melainkan warga Bangka Belitung. Menurut dia, tersangka bekerja dan tinggal di masjid yang berada di Kabupaten Cirebon tersebut sejak setahun terakhir. "Dari pemeriksaan sementara total korbannya mencapai 13 anak," ujar MSyahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, KabupatenCirebon, Rabu (20/1/2021).

Ia mengatakan, para korbannya merupakan anak anak yang kerap bermain di sekitar masjid tempat NF bekerja. Modus operandi tersangka ialah mengiming imingi akan memberikan makanan, ponsel, dan uang kepada korban. Bahkan, aksi bejat tersangka juga dilakukan di salah satu ruangan masjid yang menjadi tempat tinggal tersangka.

"Kami sudah meminta keterangan dari sembilan korban, sedangkan empat korban lainnya belum," kata MSyahduddi. Syahduddi mengakui tidak menutup kemungkinan bertambahnya jumlah korban pencabulan yang dilakukan NF. Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ponsel, pakaian korban, dan lainnya.

Selain itu, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak dan PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. "Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara dan kebiri kimia, karena aturannya sudah disahkan," ujar M Syahduddi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Berikut Penjelasan Kemenkes Bupati Sleman Tertular Covid-19 Setelah Disuntik Vaksin

Fri Jan 22 , 2021
Meski telah disuntik imunisasi Covid 19 ternyata Bupati Sleman Sri Purnomo positif Covid 19. Sri Purnomo sudah melakukan vaksinasi Covid 19 untuk suntikan pertama pada tanggal 14 Januari 2021, namun ia belum mendapatkan suntikan kedua. Mengatap Bupati Sri yang sudah divaksin tetap bisa tertular Covid 19? Kementerian Kesehatan pemberian penjelasannya […]